fbpx

5 Teknologi Keuangan Digital dari FinTech Paling Inovatif Saat Ini

Perkembangan bisnis yang terus meningkat setiap tahunnya membuat para pelaku di dalam sektor keuangan khususnya para startup berlomba-lomba untuk mengenalkan produk mereka ke masyarakat. Salah satu yang sedang meningkat pesat adalah Fintech (Financial Technology). Munculnya Fintech di Indonesia dengan berbagai ide inovatifnya, memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan secara online, meningkatkan literasi keuangan, dan mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia. Berikut 5 teknologi paling inovatif di sektor bisnis keuangan digital dari Fintech di Indonesia :

  • Digital Wallet, Solusi Dompet Digital Lewat Ponsel

Era milenial adalah era masa kini dimana semua orang ingin yang serba praktis, termasuk dalam urusan pembayaran. Dalam hal ini, Fintech pun berlomba-lomba menciptakan digital wallet. Digital wallet adalah dompet elektronik yang dapat menyimpan sejumlah nominal uang tanpa perlu membawa uang tunai. Digital wallet diklaim sebagai salah satu solusi keamanan sebab semua transaksi dapat dilakukan melalui smartphone. Oleh karena itu, digital wallet menyediakan berbagai fitur seperti SplitBill untuk berbagi tagihan dengan teman, bayar belanja di berbagai merchant (toko) online maupun offline yang telah menjalin kerjasama.

Beberapa digital wallet dari fintech yang disediakan oleh perbankan adalah Jenius (BTPN), Go Mobile (CIMB Niaga), Digibank (DBS), Sakuku (BCA), Permata MobileX (Bank Permata), Yap! (BNI), dll.

  • Pinjam Dana dengan Mudah melalui Aplikasi Pinjaman Online

Kita semua tahu dan pernah mengalami betapa berbelitnya mencari pinjaman dana apalagi mengajukan pinjaman dana ke bank. Syaratnya banyak dan membutuhkan waktu persetujuan yang lama namun belum tentu dapat disetujui. Yang paling menyulitkan apabila bank meminta riwayat kredit. Apabila anda belum punya catatan pernah meminjam di bank, bank akan menolak.

Namun kini Fintech yang telah menerabas birokrasi yang ada selama ini, sehingga peminjam tidak perlu datang dan tatap muka dalam pengajuan proses kredit. Peminjam cukup mengisi data identitas serta nominal pinjaman secara online. Proses selanjutnya akan dihubungi dan jika disetujui maka dananya cair ke rekening peminjam. Beberapa aplikasi pinjaman online Fintech yang ditawarkan oleh bank adalah Permata KTA Online (Bank Permata), DBS Digibank (DBS), Danamas (Bank Sinarmas), dll.

  • Asisten Digital didukung AI

Kecerdasan Buatan (AI – Artificial Intelligence) mengubah cara perusahaan fintech dalam melayani pelanggan mereka. Sekarang, voice assistants sedang dikembangkan untuk mengotomatisasi proses dari mencari nasabah hingga proses engagement dan renewal pelanggan.

Perbankan yang telah menerapkan asisten digital ini adalah Bank OCBC. Bank OCBC baru-baru ini bermitra dengan Google untuk meluncurkan AI-powered voice banking (perbankan suara berbasis AI) yang pertama di Singapura. Chatbots juga sudah mendapatkan popularitas dengan memungkinkan nasabah untuk mengobrol dengan robot secara langsung dan mendapatkan jawaban yang akurat. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi penipuan.

  • Reksadana Online, Solusi Investasi Praktis Dimana Saja dan Kapan Saja

Reksadana selalu menjadi rekomendasi dan sedang trending untuk perencanaan keuangan keluarga. Namun banyak orang kesulitan membelinya sebab untuk membuka Reksadana orang harus datang ke kantor cabang. Masalah ini kemudian diatasi oleh Fintech yang menawarkan pembukaan rekening dan pembelian Reksdana secara online. Tidak perlu lagi datang ke kantor cabang. Cukup transaksi investasi via komputer dan aplikasi mobile. Selain itu yang tidak kalah penting, Fintech menghadirkan edukasi investasi Reksadana yang lengkap dan komprehensif secara cuma-cuma. Calon pembeli bisa mempelajari terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan investasi. Beberapa perbankan yang menyediakan Reksadana Online adalah aplikasi Commbank (Commonwealth Bank), aplikasi PermataNet (Bank Permata), dan situs most.co.id (Bank Mandiri).

  • Branchless Banking, Transaksi Perbankan Tanpa Kantor Cabang

Jika sebelumnya Bank harus membuka kantor cabang supaya dapat dijangkau oleh semua orang dari berbagai kalangan, kini bank tidak perlu repot-repot lagi untuk membuka kantor cabang. Sebab Fintech telah menawarkan teknologi untuk menghadirkan layanan keuangan perbankan bagi bank yang ingin menjangkau nasabah di seluruh masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Salah satu startup fintech yang menawarkan teknologi tersebut adalah Branchless.id. Melalui produk layanan unggulanya yaitu Bank+, Bank dapat lebih mudah mendapatkan nasabah di berbagai daerah. Bank+ adalah platform digital branchless banking yang memudahkan bank menjangkau unbanked people tanpa perlu membuka kantor cabang, Segala jenis transaksi perbankan akan dilakukan oleh agen Bank yang telah mendaftarkan diri dan transaksi tersebut dilakukan melalui plarform Bank+ . Bank tidak perlu lagi mengeluarkan tambahan biaya untuk investasi di infrastruktur IT. Selain itu, bank juga dapat membangun kerjasama dengan mitra atau agen yang berupa warung atau counter celluler daerah setempat.

Demikian pembahasan mengenai 5 Teknologi Keuangan Digital dari Fintech Paling Inovatif Saat Ini. Jika Anda bergerak di sektor Perbankan, Anda dapat melakukan inovasi untuk meningkatkan skala bisnis dan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan jaringan nasabah dan pemberdayaan masyarakat untuk menjadi Agen Bank dalam menghadirkan layanan keuangan lebih dekat dengan masyarakat. Dengan biaya yang terjangkau dan integrasi mudah yang ditawarkan Bank+, Bank dapat meraih lebih banyak nasabah tanpa perlu membuka kantor cabang.
.
Cari tahu selengkapnya mengenai Bank+ di website kami atau segera daftar dan coba demo gratis sekarang !

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top