The leading saas financial engine

Articles

The latest and best tech article selected by our editioral office

Yogyakarta, 2 - 3 November 2019 lalu telah digelar perhelatan Jogja Startup Day 2019 di Universitas Amikom Yogyakarta. Acara tersebut merupakan “surga” bagi para pegiat startup dan mahasiswa yang tertarik untuk terjun ke dalam bisnis digital. Yogyakarta masa kini memang bukan hanya sebuah kota yang dijuluki sebagai Kota Budaya, Pariwisata maupun Pendidikan, akan tetapi juga merupakan kota yang sangat ideal untuk mendirikan startup. Hal tersebut tidak lepas dari ketersediaan ekosistem pendukung yang memadai seperti banyaknya pegiat bisnis digital, coworking space, komunitas developer, serta inkubator dan akselerator yang mendukung kegiatan bisnis digital tersebut.

Di acara Jogja Startup Day 2019, selain menghadirkan talk show dengan sejumlah pegiat startup kawakan, terdapat juga ajang pameran startup yang memperkenalkan sekaligus menawarkan berbagai produk dan layanan menarik yang dapat mendukung berbagai bisnis di era digital seperti saat ini. Dalam pameran tersebut, terdapat lebih dari 40 booth untuk para pegiat startup, komunitas hingga inkubator startup yang bisa dikunjungi, termasuk booth Branchless.id. Hadir sebagai fintech startup, Branchless.id menawarkan berbagai solusi keuangan terkini bagi masyarakat luas. Seperti produk layanan Autodebit HUB, Payment Hub, serta Virtual Account Go (VirGO) yang sangat berperan untuk menunjang bisnis di berbagai sektor seperti perbankan, e-commerce, pariwisata dan masih banyak lagi.

Autodebit Hub sendiri merupakan layanan transaksi debit otomatis di mana saldo nasabah akan dikurangi sebanyak jumlah tertagih sesuai dengan pengaturan tanggal yang telah ditetapkan sebelumnya. Payment HUB adalah layanan penyedia shared biller host-to-host yang memungkinkan mitra untuk melakukan pembayaran PPOB seperti PDAM, TOPUP GSM, dan BPJS Kesehatan. Sedangkan untuk VirGO atau Virtual Account Go sendiri adalah solusi platform akun virtual kami yang aman, terstandarisasi, lengkap, mudah diimplementasikan dan dioperasikan. VirGo dapat dihubungkan oleh Bank untuk menyediakan dan mengelola layanan akun virtual dengan mudah.

Share

wa fb line

Teknologi dan inovasi di era digital merupakan dua hal yang akan selalu beriringan satu sama lain nya dan tidak dipungkiri lagi telah mengubah cara operasi bisnis di banyak industri. Seperti halnya fintech yang terus tumbuh menjadi sebuah kebutuhan baru bagi masyarakat. Munculnya Branchless.id yang menawarkan konsep inovatif dan solutif di sektor fintech menjadi latar belakang gelaran acara “Finnovation 2019” yang diadakan pada hari Jumat, 30 Agustus 2019 di Jogja Digital Valley. Dengan mengusung tema “Digital Finance Transformation”, acara ini bertujuan untuk memberikan insight untuk berbagai kalangan, terutama bagi para developer dan startup companies mengenai teknologi keuangan digital terkini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh para pembicara yang hadir yaitu Sony S. Prasetyo (BOD at Vascomm), Aan Setianto (Chief of Vascomm), Anang Fauzie (GM BNI) dan juga Ahmad Amirudin (Manager DILo Jogja).

Branchless.id sendiri merupakan startup yang bergerak di bidang finansial teknologi yang menyediakan produk keuangan end-to-end dan a-la-carte berbasis SaaS di Asia. Berdiri sejak tahun 2018, Branchless.id merupakan bagian dari PT. Pranala Digital Asia dan berlokasi di Yogyakarta. Branchless.id pada mulanya hadir untuk mendukung program yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu program LAKU PANDAI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) untuk penyediaan layanan perbankan atau fasilitas keuangan lain melalui kerjasama dengan pihak lain. Kini, Branchless.id hadir menawarkan berbagai solusi untuk membawakan layanan finansial lebih dekat kepada masyarakat.

Konsep Branch-Less atau yang memiliki arti “tanpa cabang” saat ini banyak diterapkan pada berbagai lini bisnis yang pada dasarnya membutuhkan adanya perluasan, percepatan, serta tambahan penghasilan. Salah satu contohnya adalah kebutuhan layanan keuangan inklusif yang dapat dengan mudah diselesaikan melalui sistem branchless banking. Tidak hanya memberikan solusi layanan keuangan inklusif, Branchless.id juga hadir untuk menggandeng berbagai macam startup fintech, badan usaha non-bank dan badan usaha perbankan dalam rangka menyajikan produk dan layanan teknologi yang memberi kemudahan untuk aktivitas finansial yang terbaik bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Jika dilihat secara garis besar, layanan Branchless.id terbagi menjadi 2 jenis, yang pertama yaitu sistem layanan deployment (deployment service) dan sistem layanan Cloud. Untuk sistem layanan Cloud meliputi beberapa produk yaitu Payment HUB (ready), Autodebet HUB (ready), Virtual go (coming soon), Billers HUB (coming soon), Bank HUB (coming soon), dan Sistem Manajemen (coming soon).

Share

wa fb line

Setelah sukses di Jakarta, dan Bandung, Google for Publisher Indonesia kembali digelar wilayah lain, tepatnya di Kota Surabaya. Acara yang berlangsung kemarin, (13/12), di Hotel Santika Premiere Surabaya itu menyajikan materi menarik langsung dari para expert Google.

Tidak ketinggalan, perwakilan tim visual Vascomm bersama rekan dari web development Branchless, ikut serta menghadiri event bergengsi tersebut. Mayoritas para peserta yang hadir didominasi oleh kalangan pria mulai remaja hingga yang sudah berumur. Profesinya pun beragam, mulai dari blogger atau web master, web developer, pegiat IT, startup, entepreneur, dan komunitas melek digital di Surabaya.

Sharing session kali itu memaparkan 4 materi yang sebenarnya saling berkaitan. Sejatinya, seorang web creator alias #publisher harus mampu memberikan ‘experience’ yang baik bagi para pengguna. Tujuannya jelas agar user ‘betah’ berlama-lama berselancar di halaman web kita tanpa gangguan mengintai. Seperti tampilan laman begitu lemot, penuh dengan iklan yang sangat mengganggu, dan kualitas konten buruk.

Yohan Totting, Web Developer Relations Google, menyatakan bahwa saat ini website mampu menyajikan tampilan user friendly layaknya android. Meski demikian, tidak dipungkiri fakta menunjukkan bahwa sebagian besar user melakukan browsing informasi dan aktivitas online lainnya melalui ponsel pintar. Ini merupakan tren masyarakat digital yang perlahan merubah kebiasaan aktivitas fisiknya menjadi online.

Bagi seorang publisher, tampilan menarik dari sebuah aplikasi, ditambah dengan ketepatan staregi optimasi dan kualitas konten, akan memberikan ‘user experience’ yang baik. Poin ini secara tidak langsung berpengaruh ke tingkat konversi atau pencapaian REVENUE.

Selain nyaman, melindungi situs dan pengguna menjadi poin penting lain yang dibahas dalam pertemuan lalu. Bahasan ini penting utamanya untuk situs e-commerce yang menyediakan layanan kartu kredit, atau mereka yang bergerak di layanan Fintech seperti branchless, salah satu inkubator dari Vascomm Solusi Teknologi.

Untuk melindungi dari serangan malware dan peretasan situs, Aldrich Christopher, Webmaster Search Outreach Google, menuturkan beberapa strateginya. Diantaranya memanfaatkan layanan search console dari Google, meminta jaringan ke https://, rajin mengupdate browser terbaru, melakukan backup, dan share.

Pertemuan yang berlangsung mulai pagi hingga sore hari itu memberikan tambahan knowledge, tentang search console, Adsense, AMP dan PWA. Begitu pula dengan tim Vascomm dan Branchless yang juga menikmati sharing session itu untuk pengembangan bisnis kami berikutnya.

Share

wa fb line

03 Oct

By Branchless ID

Pada tanggal 15th — 16th Mei 2018 kemarin, Branchless mendapatkan kesempatan untuk,unjuk gigi pada pameran Tech In Asia 2018 yang diselenggarakan pada Singapore. Branchless merupakan salah satu startup dari Indonesia yang menampilkan produknya di sana.

Tech In Asia 2018 — Singapore diselenggarakan pada Suntec Singapore International Convention & Exhibition Centre, yang terletak pada Raffles Boulevard Singapor. Kurang lebih terdapat sekitar 4.219 Entrepreneur, Korporat, Investor, Developer, Profesional, serta penggiat teknologi hadir pada event TIA ke 7 ini.

Kesempatan yang sangat besar tidak disia-siakan oleh Branchless, tidak hanya berkesempatan untuk menampilkan produk, banyak atensi yang didapatkan untuk sebuah produk yang masih belum dikenal oleh masyarakat luas terutama masyarakat internasional. Terdapat beberapa perusahaan perbankan berminat dengan solusi yang ditawarkan oleh Branchless salah satunya dari Mongolia dan Thailand.

Pada Tech in Asia 2018 — Singapore kemarin branchless juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Speed Dating, sebuah kesempatan untuk bertatap muka dengan beberapa investor, terdapat 5 investor yang tertarik untuk melakukan interview dengan CEO dan CTO Branchless yaitu Mr. Daniel Pambudi dan Mr. Heru Ponco Agus Setianto, diantaranya: Fenox Venture Capital, Indogen Capital, Mandiri Capital Indonesia dan 2 lainnya.

Diluar Speed Dating juga terdapat beberapa investor yang mendatangi booth Branchless baik yang berasal dari Indonesia maupun luar seperti: Jungle Ventures, Patamar Capital, Aviva Ventures dll.

Hadir pada salah satu event Technology yang besar ini menjadi sebuah momen yang sangat berharga untuk mengenalkan Branchless ke khalayak ramai dan menjadi momen yang tepat untuk kick-start Branchless menuju fase berikutnya.

Share

wa fb line

03 Oct

By Branchless ID

Branchless kembali mendapatkan kesempatan untuk hadir pada event Tech in Asia 2018 yang di selenggarakan di Jakarta pada 23–24 Oktober kemarin, branchless menempati booth 2041 pada hari kedua. Tech in Asia 2018-Jakarta ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan mulai dari korporasi, investor, hingga sesama startup yang berusaha mencari relasi dan jaringan untuk memulai bisnisnya.

Branchless ingin menunjukkan kepada masyarakat Indonesia terutama penggiat technology dan Startup bahwasannya Branchless tidak hanya menjadi teknologi yang mensupport branchless banking saja. Fitur finansial yang dimiliki oleh Branchless akan dibuka akan dibuka kepada para penggiat startup di Indonesia, terutama bagi startup maupun institusi finansial atau enterprise yang belum memiliki dan ingin memiliki fitur-fitur finansial.

Engine yang kami buka terdiri dari beberapa kategori, yaitu cloud-engine atau Software as a Service, dan juga full-deployment engine atau on premise Service dimana kami melakukan deployment service dan melakukan integrasi dalam premis dari partner yang nanti akan bekerjasama.

Belum memiliki system dan fitur finansial? tunggu apa lagi, segera hubungi kami.

Share

wa fb line

16 Sep

By Branchless ID

Branchless merupakan sebuah platform yang sangat besar dan luas penerapannya. Konsep Branch-Less sendiri dapat diterapkan pada berbagai lini bisnis yang pada dasarnya membutuhkan adanya perluasan, percepatan, serta tambahan penghasilan.

Beberapa potensi yang dimiliki oleh Branchless untuk beberapa bidang usaha, yaitu:

  1. Banking

Layanan keuangan yang telah tersebar banyak di Indonesia masih memiliki celah yang besar. Adanya kebutuhan akses layanan perbankan menjadi salah satu kunci utama dalam melihat potensi yang dimiliki oleh Branchless. Tambahan kantor cabang menjadi salah satu aspek krusial dalam perluasan layanan finansial suatu Bank, terkadang membutuhkan resource yang sangat besar untuk membangun sebuah kantor cabang baru di suatu daerah. Mulai dari pembangunan gedung maupun renovasi gedung existing menjadi siap pakai, membutuhkan biaya yang tidak sedikit serta waktu yang tidak sebentar. Recruitment karyawan yang tentu saja memakan waktu apabila instititusi finansial tersebut tidak memiliki sistem Human Resource yang memadai untuk penyediaan tenaga kerja untuk cabang baru. Setelah tenaga kerja tersedia, membutuhkan waktu untuk pelatihan, start operasional serta marketing hingga pada saatnya Cabang tersebut memberikan keuntungan bagi kantor pusat.

Adanya Branchless membantu dalam mengecilkan pengeluaran hingga titik terkecil, dimana hanya dibutuhkan beberapa tim sales yang berfungsi sebagai team akuisisi agen untuk mencari calon agen yang potensial seperti toko kelontong, warung, dan berbagai badan usaha menengah kebawah untuk dijadikan perpanjangan tangan institusi finansial tersebut, memotong biaya pembangunan yang sangat besar, waktu yang sangat lama untuk proses pembangunan dan rekrutmen, semua menjadi lebih singkat dan mudah dengan adanya Branchless.

  1. Logistic

Layanan logistik jaman sekarang melayani berbagai macam kebutuhan pengiriman yang sangat cepat dan pertumbuhannya juga sangat pesat. Menjamurnya e-Commerce menjadi salah satu faktor pertumbuhan bisnis logistik yang besar. Kebutuhan akan pembelian barang sejalan dengan adanya kebutuhan untuk pengiriman kemana saja dan dimana saja di Indonesia.

Kebutuhan penambahan armada, gudang penyimpanan, dan tenaga kerja menjadi faktor kunci dalam pengembangan bisnis logistik dimanapun tempatnya.

Branchless menawarkan solusi percepatan untuk kebutuhan tersebut dengan menawarkan sistem informasi yang terpadu, dan tenaga kerja terpusat yang mewakili cabang-cabang pengiriman dari pihak logistik tersebut.

Posibilitas dan potensi yang tidak terbatas hanya di bidang keuangan, namun bisa juga mengakomodasi kebutuhan pihak pengusaha logistik untuk bisa menambahkan jaringan cabang maupun jaringan bisnis-nya dengan sangat mudah dan cepat

  1. Office

Gaya kerja para anak muda jaman sekarang serba cepat, mudah, instan, kapanpun, dan dimanapun. Kebutuhan adanya tempat bekerja yang mudah di akses, fasilitas terjamin, dan kondusif menjadi salah satu lini yang dapat diakomodasi oleh Branchless. Perusahaan pada umumnya membutuhkan lahan untuk bekerja, dimana mayoritas masih memiliki konsep pekerja tetap yang “menetap” di kantor terkait. Ketika terdapat suatu perkembangan baik itu kondisi perusahaan maupun bisnis dari perusahaan sendiri, ketika terjadi pertambahan tenaga kerja akan menjadi suatu permasalahan saat lahan tempat bekerja tidak tersedia atau kantor yang ada tidak cukup untuk menampung banyaknya tenaga kerja yang ada.

Pilihan akan jatuh pada penambahan kantor fisik baru yang membutuhkan modal sangat besar dan berpotensi untuk menguras resource perusahaan, baik itu dari segi financial, tenaga kerja, juga waktu untuk menambah kantor fisik baru.

Branchless memberikan solusi adanya Branchless Office dedicated, atau secara konsep banyak dikenal dengan Co-Working Space, dimana terdapat perbedaan dalam hal penyediaan layanan yang terintegrasi dengan sistem check-in Human Resource, tracking karyawan, performance report dan lain sebagainya.Terutama untuk dedicated space bagi kantor yang bekerjsama dengan branchless.

Selain 3 kategori yang dijelaskan diatas, terdapat potensi yang luas untuk pengembangan bersama Branchless, ide apa yang kira-kira terbersit dalam pikiran anda? Konsultasikan dengan kami dan kembangkan bisnis anda sekarang

Share

wa fb line

16 Sep

By Branchless ID

Branchless, apakah itu?

Branchless atau dalam bahasa Indonesia bermakna “tanpa cabang”, merupakan sebuah konsep yang banyak di praktikkan oleh berbagai macam kalangan dengan berbagai bidang yang berbeda. Konsep branchless paling banyak didengar oleh masyarakat pada umumnya yaitu penerapan branchless banking, atau layanan keuangan tanpa kantor.

Indonesia memiliki sebuah program yang digagas oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan sebutan LAKU PANDAI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) untuk penyediaan layanan perbankan atau fasilitas keuangan lain melalui kerjasama dengan pihak lain yang disebut sebagai agen bank yang didukung dengan sarana teknologi informasi.

Gagasan program tersebut dimulai pada Juni 2012 dengan sebutan Branchless Banking, menjadi salah satu program Strategi Nasional Keuangan Inklusif guna memberikan akses bagi masyarakat yang belum menyentuh fasilitas perbankan di Indonesia.

Branchless memiliki konsep yang sama dengan program OJK, dengan adanya program milik OJK menjadikan branchless memiliki kedudukan yang sangat potensial dalam rangka membantu program tersebut berjalan di Indonesia

Kenapa Branchless?

Pulau jawa sebagai daerah yang memiliki populasi yang sangat padat dengan kurang lebih 160.293.748 Juta yang berarti 50% penduduk Indonesia berada di pulau Jawa, menjadikan pulau jawa memiliki kegiatan transaksi yang sangat padat dan banyak, namun menurut data masih banyak terdapat masyarakat yang masih belum memanfaatkan layanan perbankan yang disebut dengan istilah “unbanked”. Terdapat hampir lebih dari 50% masyarakat Indonesia yang masih belum tersentuh layanan finansial dikarenakan lokasi yang jauh dari Bank maupun masalah biaya yang memberatkan.

Sejalan dengan kebutuhan program LAKUPANDAI, Branchless menawarkan berbagai solusi untuk membawakan layanan finansial lebih dekat kepada masyarakat. Salah satunya dengan pemanfaatan Fintech (Financial Technology) dalam pelaksanaan Branchless Banking, menawarkan solusi low-cost untuk institusi layanan keuangan, sekaligus memberikan solusi praktis dan murah bagi masyarakat untuk mendapatkan akses pada layanan keuangan perbankan.

Tidak hanya hadir memberikan solusi layanan keuangan inklusif, Branchless mencoba untuk menggandeng berbagai macam startup fintech, badan usaha non-bank dan juga badan usaha perbankan yang ingin bekerjasama dalam memberikan pelayanan keuangan yang terbaik bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Share

wa fb line

Older Post

up